Loading
Foto: arahdestinasi.com
ARAHDESTINASI.COM: Japan Airlines (JAL) akan berpindah operasional ke Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta mulai 26 Oktober 2018. Penerbangan perdana Japan Airlines di Terminal 3 akan terjadi pada jadwal penerbangan JL720 pukul 06.46 di counter check-in C01-C06.
Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta PT Angkasa Pura II (Persero) M Suriawan Wakan mengatakan, pihaknya sangat antusias dalam menyambut perpindahan operasional tersebut. Seluruh persiapan operasional akan dimaksimalkan agar pelayanan lebih prima di Terminal yang memiliki Panjang 2,5 Km dan daya tampung 25 juta penumpang itu.
Didukung dengan berbagai fasilitas berteknologi canggih dan modern, Wakan optimistis Terminal 3 akan menjadi pemicu berkembangnya Japan Airlines dalam berbagai aspek. Terminal 3 telah memenuhi standar kelas dunia, contohnya telah tersedia mesin penanganan bagasi otomatis atau Baggage Handling System (BHS) yang memiliki pendeteksi keamanan sampai level 5, mesin check-in mandiri, CCTV yang terpasang di 600 titik dan WiFi.
Untuk konektifitas, ada shuttle bus hingga Skytrain yang siap mengantar penumpang dari satu terminal ke terminal lain di Bandara Soekarno-Hatta.
Selain itu, PT Angkasa Pura II (Persero) saat ini sedang membangun hotel transit yang berkapasitas 150 kamar. Sedangkan yang telah beroperasi adalah hotel kapsul di Terminal 3 sebanyak 120 unit sejak 10 Agustus 2018.
Baca juga:
Pengalaman Terbang Bersama Japan Airlines: Kursi Luas, Wifi di Pesawat hingga Sakura Lounge“Berbagai persiapan telah kami lakukan dalam perpindahan operasional ini. Kami antusias menyambut perpindahan Japan Airlines ke Terminal 3,” ujar Wakan.
Peningkatan pelayanan terjadi karena secara terus menerus PT Angkasa Pura II (Persero) melakukan pembangunan infrastruktur dalam rangka peningkatan kapasitas penumpang dan pesawat.
“Langkah ini (perpidahan maskapai) seakan menandai pertumbuhan konektivitas yang secara terus menerus meningkat dan semakin bersaing sebagai bandara di dunia yang menjadi kebanggaan Negara Indonesia,” tutup Wakan. (*)