Loading
Foto: Istimewa
ARAHDESTINASI.COM: Federation of ASEAN Travel Associations (FATA) melalui rapat dewan di Chiang Mai baru-baru ini menegaskan kembali Mingkwan Metmowlee dari Association of Thai Travel Agents (ATTA) sebagai Presiden FATA.
Dewan FATA juga memilih Chhay Sivlin, Presiden Asosiasi Agen Perjalanan Kamboja (CATA) sebagai Wakil Presiden. Sementara itu, Datuk Hamzah Rahmat ditunjuk sebagai Direktur Esekutif dan tetap mempertahankan sebagai Perwakilan Resmi FATA untuk Aliansi Asosiasi Agen Perjalanan Dunia (WTAAA).
Mingkwan yang dikenal sebagai Khun Mink saat ini adalah Wakil Presiden Association of Thai Travel Agents (ATTA). Dia juga menjabat sebagai Presiden ASTA Thailand Chapter untuk istilah 2018-2020. Selain itu, Mingkwan menjabat sebagai Presiden Association of Thai Tourism Marketing (ATTM) dan Marketing Committee Member of Tourism Council of Thailand (TCT).
“Ini adalah kehormatan bagi saya untuk melayani industri pariwisata ASEAN. Saya akan fokus pada Pemasaran di ASEAN serta menjunjung tinggi etika bisnis perjalanan dan berusaha menuju profesionalisme, serta berkontribusi untuk mengembangkan pariwisata ASEAN,” katanya dalam siaran pers yang dikirim Sekjen FATA Pauline Suharno.
Mingkwan melanjutkan, FATA akan menyelaraskan misi dengan visi Rencana Strategis Pariwisata ASEAN (ATSP) pada tahun 2025. “ASEAN akan menjadi tujuan pariwisata berkualitas yang menawarkan pengalaman unik dan beragam. Kami berkomitmen untuk pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab, berkelanjutan dan seimbang, sehingga dapat berkontribusi secara signifikan terhadap kesejahteraan sosio-ekonomi masyarakat ASEAN ,” tegasnya.
Anggota FATA mengharapkan keterlibatan yang lebih aktif dan hubungan kerja yang lebih erat dengan tim yang baru terpilih. FATA memayungi asosiasi perjalanan nasional di kawasan ASEAN dengan jumlah agen perjalanan lebih dari 7.700, melayani lebih dari 622 juta orang di ASEAN. FATA berfungsi sebagai platform bagi anggota untuk membahas masalah industri, mengatasi tantangan, memantau trend, dan terlibat dengan organisasi lain di tingkat regional untuk mencapai tujuan yang diinginkan. (*)