Loading
Foto ilustrasi: Walkerssk from Pixabay
Malaysia kembali melakukan lockdown untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 dan varian baru yang sangat menular. Penguncian nasional itu mulai berlaku hari ini, Senin (10/5) hingga 7 Juni 2021.
Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, menegaskan semua perjalanan antarnegara bagian dan antardistrik akan dilarang, termasuk pertemuan-pertemuan sosial. Selain itu, institusi pendidikan akan ditutup, tetapi sektor ekonomi akan dibiarkan terus berlanjut.
"Malaysia menghadapi gelombang ketiga COVID-19 yang dapat memicu krisis nasional," kata Muhyiddin dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Antara dari Reuters.
Muhyiddin mengatakan penguncian diperlukan karena adanya varian virus korona baru dengan tingkat infeksi yang lebih tinggi dan kendala yang berkembang pada sistem kesehatan masyarakat.
Malaysia telah mengalami lonjakan infeksi virus korona dalam beberapa pekan terakhir. Pada hari ini, Senin (10/5), Malaysia melaporkan 3.807 kasus baru. Itu berarti julah total kasus infeksi Covid-19 sebesar 444.484 kasus dan 1.700 kematian. (*)