Loading
Foto ilustrasi: tookapic from Pixabay
ARAHDESTINASI.COM: Era tiket penerbangan dengan harga murah barangkali akan berakhir selama belum ada vaksin Covid-19. Demi keselamatan dan kenyamanan, pemerintah di semua negara mengeluarkan aturan jaga jarak, termasuk di dalam pesawat.
Aturan itu menurut Direktur Jenderal Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) Alexandre de Juniac, membuat maskapai mengambil langkah mengosongkan setidaknya 1/3 dari kursi.
“Itu memaksa maskapai untuk menaikkan harga setidaknya 50% dengan keuntungan minimum, atau jika tidak mereka bangkrut,” ujar Juniac seperti diberitakan The Guandian.
Chief Economist IATA Brian Pearce, menyebutkan bahwa lalu lintas udara domestik telah merosot 70% sejak awal Januari karena pandemi. Dia memperingatkan bahwa pemulihan perjalanan secara global tidak bisa dilakukan dengan cepat. Lemahnya kepercayaan konsumen dan kekhawatiran akan resesi akan mempengaruhi kecepatan pemulihan perjalanan
Pearce memberi contoh China yang perlahan memulihkan kembali penerbangan domestik pada pertengahan Februari, namun hanya mencapai pemulihan 40% dari masa sebelum pandemi. Australia juga mengalami hal serupa, bahkan persentase pemulihannya hanya 10%.
Meski demikian, diharapkan pendapatan dari penerbangan pada 2020 bisa mencapai setidaknya setengah dari tahun lalu. (*)