Rabu, 28 Januari 2026

Gedung Sate Jadi Objek Wisata Sejarah dan Budaya


  • Selasa, 20 Agustus 2019 | 11:00
  • | News
 Gedung Sate Jadi Objek Wisata Sejarah dan Budaya Foto: pesona.travel

ARAHDESTINASI.COM: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan menjadikan Gedung Sate menjadi objek wisata sejarah dan budaya.

"Gedung Sate salah satu ikon kebanggaan. Kami mencanangkan gedung ini menjadi lokasi wisata, sebagai salah satu dari fokus pembangunan kebudayaan Jawa Barat,” ujar Ridwan Kamil yang biasa dipanggil Emil seusai menghadiri pameran lukisan dan penyerahan Anugerah Barli 2019 di Gedung Sate, Kota Bandung, belum lama ini.

Pameran Anugerah Barli merupakan bagian dari rencana induk (master plan) Gedung Sate yang akan dijadikan wisata sejarah dan wisata kebudayaan.

Nantinya, papar Emil seperti dikutip Antara, dinding Gedung Sate akan dipenuhi lukisan yang menggambarkan sejarah berdirinya Gedung Sate, serta khasanah seni dan budaya dari 27 kabupaten/kota yang ada di Tanah Pasundan.

"Hari ini kita ada pameran dari murid dan jaringan Museum Seni Barli. Ada 150 lukisan, bagus-bagus lukisannya. Mengindikasikan tingginya kebudayaan dan ekspresi kesenian di Jawa Barat," ujarnya.

Menurut Emil, kebudayaan menjadi salah satu fokus pembangunan Jabar. Pemprov Jabar akan membangun pusat kebudayaan di setiap kabupaten/kota di Jawa Barat.

"Sudah kita tekadkan dalam lima tahun semua kota/kabupaten harus punya pusat kebudayaan. Kita akan mengedepankan kebudayaan, karena hidup ini bukan hanya urusan ekonomi. Penting juga kita refleksikan relasi kita terhadap sesama manusia, kepada Tuhan, melalui ekspresi kesenian, khususnya seni rupa," katanya.

Anugerah Barli merupakan ajang pameran bersama para perupa Jawa Barat dan peserta kompetisi menggambar (drawing). Acara pameran digelar dari 19-28 Agustus 2019 di Aula Timur Gedung Sate. Total, ada 91 pelukis dengan 150 lukisan dipamerkan.

Pimpinan Balai Seni Balri, Nakis Barli, mengatakan Anugerah Barli merupakan peristiwa langka bagi Balai Seni Barli. Pameran lukisan yang digelar juga merupakan representasi hidup yang dimiliki Barli semasa hidup hingga akhir hayatnya. (*)

 

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru