Rabu, 28 Januari 2026

Liburan Singkat Jadi Favorit, Wisata Keluarga dan Vila Kian Diminati Warga Indonesia


  • Rabu, 17 Desember 2025 | 08:30
  • | News
 Liburan Singkat Jadi Favorit, Wisata Keluarga dan Vila Kian Diminati Warga Indonesia Chief Strategy Officer tiket.com Tifanny Tjiptoning menyampaikan temuan tren baru dalam sektor pariwisata Indonesia dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (16/12/2025). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

JAKARTA, ARAHDESTINASI.COM — Pola liburan masyarakat Indonesia terus mengalami perubahan. Jika sebelumnya perjalanan panjang menjadi pilihan utama, kini wisata singkat justru semakin digemari. Masyarakat cenderung memilih liburan berdurasi pendek dengan lingkup perjalanan yang lebih akrab, terutama bersama keluarga dan teman dekat.

Temuan tersebut terungkap dalam laporan “Tourism Trends 2025 & Outlook 2026: Redefining The New Shape of Travel” yang dirilis oleh biro perjalanan daring tiket.com. Laporan itu menunjukkan bahwa wisata domestik singkat berbasis momentum menjadi preferensi baru konsumen Indonesia.

Chief Strategy Officer tiket.com, Tifanny Tjiptoning, menjelaskan bahwa tren ini membuka peluang baru bagi industri pariwisata. Menurutnya, perjalanan singkat mendorong kebutuhan akan produk wisata yang fleksibel, ramah keluarga, dan terintegrasi dengan inspirasi digital.

“Hasil riset kami menunjukkan konsumen semakin mengutamakan perjalanan domestik berdurasi pendek. Pertumbuhan akomodasi dan atraksi yang cepat membuat perjalanan modular dan family-friendly semakin relevan,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Berdasarkan data yang dihimpun, hampir 70 persen perjalanan liburan singkat berlangsung selama satu hingga tiga hari. Long weekend dan hari libur nasional menjadi momen favorit masyarakat untuk bepergian tanpa perlu perencanaan rumit.

Pola ini menjadikan liburan singkat sebagai rutinitas baru yang dinilai praktis, efisien, dan mudah disesuaikan dengan kesibukan kerja. Tren tersebut juga diproyeksikan terus berlanjut hingga 2026, dengan perjalanan keluarga dan wisata domestik sebagai penggerak utama sektor pariwisata.

Tak hanya durasi perjalanan, pilihan akomodasi pun ikut berubah. Riset tersebut mencatat adanya pergeseran minat dari hotel ke penginapan alternatif. Pemesanan vila, misalnya, mengalami kenaikan hingga 44 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Vila dinilai lebih sesuai bagi wisatawan yang bepergian bersama keluarga atau kelompok kecil karena menawarkan ruang yang lebih luas serta tingkat privasi yang lebih tinggi.

Chief Data Officer Lokadata, Suwandi Ahmad, menambahkan bahwa akomodasi seperti vila memberikan kenyamanan ekstra bagi wisata keluarga. Kapasitas yang besar dan suasana yang lebih privat membuat momen kebersamaan terasa lebih hangat.

“Awalnya kami menduga tren ini dipengaruhi pengalaman pandemi, di mana orang lebih nyaman berkumpul dalam lingkaran kecil. Namun, kenyamanan dan kedekatan emosional ternyata menjadi faktor yang terus bertahan,” jelasnya.

Selain akomodasi, lonjakan juga terjadi pada sektor atraksi wisata. Pemesanan tiket taman bermain tercatat meningkat signifikan hingga 71 persen. Bagi keluarga urban, taman bermain menjadi alternatif liburan yang praktis tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Tren ini menunjukkan bahwa liburan kini tidak lagi soal jarak, melainkan kualitas waktu bersama. Wisata singkat, akrab, dan bermakna menjadi wajah baru pariwisata Indonesia ke depan.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru