Rabu, 28 Januari 2026

Pariwisata Jadi Andalan DKI Jakarta untuk Tembus 50 Besar Kota Global 2029


  • Sabtu, 08 November 2025 | 07:30
  • | News
 Pariwisata Jadi Andalan DKI Jakarta untuk Tembus 50 Besar Kota Global 2029 Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Suharini Eliawati (ketiga kiri atas) menunjukkan target posisi lima puluh besar Kota Jakarta dalam peringkat kota global (Global City Rank) saat gala perdana serial web 'Gak Konek' di Jakarta, Jumat (7/11/2025). ANTARA/Abdu Faisal

JAKARTA, ARAHDESTINASI.COM — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memacu sektor pariwisata dan kebudayaan sebagai kunci untuk menembus 50 besar Global City Ranking pada tahun 2029.

Langkah ini diwujudkan lewat dukungan terhadap karya kreatif yang mempromosikan pesona kota, salah satunya lewat web series “Gak Konek”.Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Suharini Eliawati, mengatakan bahwa karya seni bisa menjadi cara efektif untuk memperkenalkan identitas kota sekaligus meningkatkan citra global Jakarta.

“Kalau dengan sentuhan teman-teman yang artistik, posisi Jakarta bisa naik lebih tinggi lagi,” ujarnya saat gala perdana “Gak Konek” di Jakarta, Jumat (7/11/2025) malam.Saat ini, posisi Jakarta di daftar Global City Ranking naik dari peringkat 74 ke 71, sebuah capaian yang menunjukkan tren positif menuju target ambisius 2029.

Suharini menambahkan, arah pembangunan kota kini fokus pada pengembangan budaya dan pariwisata agar Jakarta tidak hanya dikenal sebagai pusat ekonomi, tapi juga destinasi kreatif berkelas dunia.

Menggali Potensi Ikonik Jakarta

Suharini mencontohkan Pasar Bunga Rawabelong sebagai salah satu ikon yang punya potensi besar jika dikemas dengan pendekatan artistik.“Pasar itu unik dan belum banyak dieksplorasi. Kalau dikemas menarik, bisa jadi daya tarik wisata baru,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor.“Bagi kami, kritik dan saran itu vitamin. Semua pihak perlu terlibat agar wajah Jakarta makin berwarna,” tambahnya dilansir Antara.

Web Series “Gak Konek”: Promosi Wisata Lewat Layar

Serial digital “Gak Konek” yang disutradarai aktor Marthino Lio menampilkan berbagai ikon Jakarta — mulai dari pesona bahari Kepulauan Seribu, riuhnya Ancol, nostalgia Kota Tua, hingga kehidupan urban Monas dan Blok M.

Serial ini akan tayang di dua platform digital: RCTI+ (10 November 2025) dan Catchplay+ (20 November 2025).Produser Eksekutif Andhika Permata menjelaskan, produksi ini merupakan bagian dari strategi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta untuk meningkatkan minat wisatawan domestik menjelajahi ibu kota.

Sebelumnya, Disparekraf juga sukses memproduksi dua karya lain, yaitu “Tiba-Tiba Ngeguide” (2022) dan “Amnesia Romansa” (2024), yang sama-sama berfokus pada promosi destinasi lokal Jakarta.

Dengan langkah strategis ini, DKI Jakarta bukan hanya memperkuat posisi di peta dunia, tetapi juga menegaskan diri sebagai kota kreatif yang hidup dan terus berinovasi.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru