Rabu, 28 Januari 2026

Aturan Baru di China, Power Bank Non-CCC Dilarang Masuk Pesawat


  • Jumat, 27 Juni 2025 | 16:00
  • | News
 Aturan Baru di China, Power Bank Non-CCC Dilarang Masuk Pesawat Aturan Baru di China, Power Bank Non-CCC Dilarang Masuk Pesawat. (CNA)

JAKARTA, ARAHDESTINASI.COM - Otoritas penerbangan China akan melarang power bank yang tidak bersertifikat pada seluruh penerbangan domestik mulai Sabtu, 28 Juni. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya kekhawatiran atas insiden kebakaran di dalam pesawat yang terkait dengan pengisi daya portabel.

Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC) menetapkan bahwa hanya power bank dengan Sertifikasi Wajib China (CCC) yang diizinkan dibawa ke dalam kabin. Perangkat tanpa label CCC, label yang rusak atau pudar, serta unit yang termasuk dalam daftar penarikan kembali produk akan dilarang masuk ke dalam pesawat.

Penumpang yang membawa perangkat tidak bersertifikat berisiko pengisi dayanya disita di pos pemeriksaan keamanan atau bahkan ditolak naik pesawat. Aturan ini berlaku di semua bandara dan maskapai penerbangan domestik di China.

CAAC menjelaskan bahwa beberapa insiden baru-baru ini, termasuk kebakaran dan asap dalam kabin, berasal dari penggunaan power bank. Salah satu insiden terjadi pada 31 Mei, ketika penerbangan China Southern Airlines dari Hangzhou ke Shenzhen harus kembali ke bandara tak lama setelah lepas landas karena terdeteksi asap dari baterai kamera dan power bank milik penumpang.

Sebelumnya, penerbangan Hong Kong Airlines juga mengalami kebakaran di dalam kompartemen atas yang diduga disebabkan oleh perangkat serupa.

Maskapai dan agen perjalanan telah diminta meningkatkan sosialisasi kepada penumpang terkait risiko kebakaran dari power bank, sementara pihak bandara juga diperintahkan untuk memperketat pemeriksaan dan meningkatkan fasilitas pengisian daya yang aman di terminal.

China mencatat lebih dari 730 juta penumpang penerbangan domestik sepanjang tahun 2024. Meskipun mayoritas merupakan warga negara Tiongkok, sebagian lainnya adalah wisatawan internasional yang melakukan perjalanan domestik di dalam negeri.

Selain larangan pada penumpang, perhatian juga tertuju pada produsen power bank di dalam negeri. Dua merek besar asal China, Anker dan Romoss, menarik lebih dari 1,2 juta unit pengisi daya portabel dalam beberapa bulan terakhir karena risiko kebakaran akibat cacat baterai. Beberapa model dari merek lain seperti Baseus dan Ugreen juga dilaporkan kehilangan sertifikasi CCC karena gagal memenuhi standar keselamatan.

Beberapa negara dan maskapai di Asia, termasuk Singapura, Korea Selatan, Taiwan, dan Hong Kong, telah menerapkan pembatasan terhadap penggunaan power bank selama penerbangan. Namun, mayoritas masih mengizinkan perangkat tersebut dibawa dalam bagasi kabin, selama sesuai dengan ketentuan keamanan.

Kebijakan baru dari China ini menandai pendekatan yang lebih ketat terhadap keselamatan penerbangan, seiring dengan peningkatan lalu lintas udara dan penggunaan perangkat elektronik portabel.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru