Loading
Foto: Kedai Jamu Bukti Mentjos / iradiofm.com
ARAHDESTINASI.COM: Suka minum jamu? Jika iya, maka harus coba tiga tempat asyik ini. Ada yang masih tetap mempertahankan suasana tempo dulu, ada yang sudah mengkombinasikan dengan nuansa masa kini, dan ada juga yang tampil modern. Ketiganya punya penggemar sendiri-sendiri. Berikut tiga tempat minum jamu yang pasti asyik dan bisa didatangi sesuai selera.
Jamu Bukti MentjosKedai Jamu Bukti Mentjos menempati rumah tua di kawasan Salemba, tepatnya Jalan Salemba Raya No 48, Jakarta Pusat. Kedainya sederhana saja, degan toples-toples jamu berbentuk kuno, dan meja serta kursi kayu yang mengelilingi mirio di warteg. Ada juga meja kursi biasa juga tersedia.
Jamu Bukti Mentjos sudah ada sejak berpuluh-puluh tahun lalu di Solo.Pada tahun 1950-an, pemiliknya pindah ke Jakarta, namun tetap menggeluti jamu, Mereka mempertahankan hubungan dengan pemasok bahan-bahan jamu di Solo, dan kemudian mengolah di Jakarta.
Tak butuh waktu lama khasiat Jamu Bukti Mentjos tersiar dari mulut ke mulut. Pembelinya tak mengenal usia dan stastus sosial. Mulai dari pekerja bangunan hingga orang-orang berduit yang datang dengan mobil mewah. Mereka menikmati khasiat jamu dengan ambience suasana tempo dulu. Banyak juga pengunjung yang datang membeli jamu kemasan untuk dibawa pulang.
Kedai Jamu Bukti Mentjos juga menyediakan aneka jajanan pasar dan menu pendukung lain seperti bubur kacang hijau, bubur ketan hitam, bubur sumsum, dan sebagainya. Harga jamu seduh tanpa telur ayam kampung Rp23 ribu dan jiiaditambah telur Rp30 ribu. Untuk makanan pendamping seperti bubur kacang hijau dan menu lain Rp15 ribu/porsi. Kedai jamu ini buka dari pukul 09.00 hingga 21.30.
Suwe Ora JamuSuwe Ora Jamu bentuknya mendekati kafe dengan interior tempo dulu. Dari depan tampak kecil, tetapi begitu masuk, tersedia ruangan cukup luas, bagian depan dan belakang. Keduanya menawarkan suasana yang nyaman dengan interior gambungan kekinian dan tempo dulu.
Kafe jamu yang terletak di Jalan Petogogan, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu, menawarkan aneka minuman tradisional dan jamu seduh. Mulai dari Jamu seduh singset, asmara, jelita, tentrem dan masih banyak lagi. Selain jamu coba cicipi minuman tradisional seperti wedang alang-alang, beras kencur, kunyit lime, rosela, dsb.
Selain menyediakan aneka jamu dan minuman tradisional, Suwe Ora Jamu juga menawarkan aneka menu makanan ringat sampai berat. Mulai dari tape dan singkong goreng sampai nasi goreng kecombrang. Yang perlu diingat, jangan datang pagi atau siang hari, karena Suwe Ora Jamu baru buka pukul 15.00.
Sentra Jamu IndonesiaDi wilayah Jakarta Barat, ada kafe masa kini yang ternyata menyediakan juga menu jamu. Lokasi tepatnya ada di Jalan Panjang Arteri Kelapa Dya Kebun Jeruk, Jakarta Barat. Kafe milik Sido Muncul itu memang tampil dengan nuansa kekinian. Begitu masuk, ada semacam bar di mana para barista sibuk meramu jamu.
Banyak jenis jamu bisa dinikmati di kafe ini, mulai dari jamu pegel linu, tolak angin, stamina laki-laki, wanita bugar, beras kencur, dan masih banyak lagi. Uniknya, jejamuan itu tak hanya bisa diminum panas, tetapi juga dingin. Bagi yang tak terlalu suka jamu atau baru pertama kali ingin merasakan kenikmatan jamu, bisa mencoba ramuan kekinian seperti es krim tolak angin.
Seperti halnya kafe, Sentra Jamu Indonesia juga menyediakan menu makan yang beragam dan lezat. Sebut saja lontong cap gomeh, tahu petis, pindang kudus komplet, babat gongso, lodeh ikan asin, nasi bali, nasi tengleng, dan masih banyak lagi. Harga perporsi jamu Rp25 ribu, sedangkan untuk makanan jika dirata-rata Rp50 ribu. (*)