Loading
Foto: istimewa
ARAHDESTINASI.COM: Pernah lihat foto pacu jawi yang cipratan lumpurnya tertangkap jelas ditambah ekspresi wajah joki yang penuh tekad? Jika Anda suka berwisata dan penghobi fotografi, maka sempatkan memburu event pacu jawi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat.
Jangan khawatir tak kebagian moment. Atraksi tradisi Pacu Jawi diselenggarakan setiap Sabtu dan Minggu. Lokasinya berpindah-pindah desa di empat kecamatan, tergantung kesepakatan masyarakat. Keempat kecamatan itu adalah, Pariangan, Rambatan, Lima Kaum dan Sungai Tarab. Untuk mengetahui tempatnya, rajin-rajinlah berkomunikasi dengan masyarakat setempat, para petani, atau meminta informasi di Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olah raga Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat.
Untuk mencapai lokasi Pacu Jawi, tidak bisa tidak mesti menggunakan kendaraan pribadi roda dua mau pun empat. Cukup banyak rental mobil dan motor di Batusangkar, Ibu Kota Kabupaten Tanah Datar. Jika tidak ingin repot, bisa bernegosiasi dengan penduduk lokal yang memiliki motor dan mau mengantar kemana-mana.
Baca juga:
Tanah Datar Usulkan Sembilan GeositePacu Jawi merupakan tradisi masyarakat Tanah Datar yang bisa dikatakan sudah mendunia. Jangan heran jika di lokasi itu tampak wisatawan dalam dan luar negeri yang sibuk mencari posisi terbaik agar bisa mendapat foto terbaik. Pacu Jawi juga kerap menjadi tempat hunting bagi komunitas foto dalam dan luar negeri.
Nikmati kemeriahan Pacu Jawi. Masing-masing joki bertanggung jawab pada dua sapi pacuan. Mereka berdiri di atas kayu yang menjadi rangkaian dengan bagian depan sapi, memegang ekor kedua hewan pacu tersebut, dan go, lomba lari pun dimulai. Terkadang ada sapi yang tak menurut, melenceng tak menentu. Namun, banyak juga yang lari kencang lurus hingga garis finish.
Pacu Jawi sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan menjadi hiburan rakyat. Biasanya dilakukan seusai panen dan dilakukan di sawah-sawah berlumpur. Tradisi itu bukan hanya hiburan rakyat, namun juga menjadi sarana bersosialisasi masyarakat antardesa.
Batusangkar, Ibu Kota Kabupaten Tanah Datar berjarak sekitar 98 km dari Kota Padang dan sekitar 38 km dari sentra kerajinan tenun Pandai Sikek. Banyak kendaraan umum yang melayani trayek Padang-Batusangkar, ada bus, ada juga travel. (*)