Rabu, 28 Januari 2026

Ada Nisan Soe Hok Gie di Museum Taman Prasasti


 Ada Nisan Soe Hok Gie di Museum Taman Prasasti Foto: IG @donnyfhna

ARAHDESTINASI.COM: Museum Taman Prasasti mungkin kurang populer tapi bukan berarti tempat tersebut tak menarik untuk di datangi. Terletak di Jalan Tanah Abang I, Jakarta Pusat, Museum Taman Prasasti sangat cocok buat penghobi fotografi.

Layaknya di Kota Tua, di museum yang beroperasi setiap Selasa hingga Minggu itu, pengunjung bisa melihat benda-benda peninggalan Belanda. Jadi jangan heran jika Laman Merah Putih menginformasikan bahwa banyak pasangan muda yang menjadikan museum itu sebagai lokasi pre-wedding.

Pemakaman kunoSebenarnya, Museum Taman Prasasti adalah sebuah pemakaman kuno di era penjajahan Belanda. Sebelum menjadi museum, tempat tersebut bernanama Kebon Jahe Kober. Kemudian pemerintah menetapkan sebagai museum dan dibuka untuk umum tahun 1977.

Di museum ini ada banyak koleksi batu nisan yang terbuat dari marmer, batu alam dan perunggu. Tercatat sekitar 900 batu nisan kuno menjadi koleksi museum. Selain itu terdapat juga prasasti dari zaman Belanda. Bangunan utama museum ini memiliki desain Yunani.

Saat masih menjadi tempat pemakaman, luasnya mencapai 5,5 hektar. Jumlah makamnya bisa mencapai ribuan. Kemudian di antara tahun 1950 sampai 1970, dilakukan pemindahan jenazah Kebon Jahe Kober ke beberapa tempat. Ada juga jenazah yang dibawa oleh keluarga ke daerah atau negara asalnya.

Setelah pemindahan itu, luas pemakaman menyusut menjadi 1,3 hektar. Sisa tanah yang lain kini telah menjadi gedung Walikota Jakarta Pusat, auditorium, KONI Pusat dan kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Jakarta.

Makam tokoh BelandaBeberapa orang yang dimakamkan di Museum Taman Prasasti ini punya pengaruh kuat semasa hidupnya. Ada banyak tokoh Belanda, Inggrisdikebumikan di sana. Seperti A.V. Michiels, Dr. H.F. Roll, J.H.R. Kohler dan Miss Riboet.

Namun, ada juga tokoh Indonesia yang dikebumikan di sana. Mereka adalah Soe Hok Gie dan selebritis ternama di tahun 1930an yakni Misreboet.

Bukan hanya itu saja Peti jenazah presiden pertama RI, Bung Karno dan wakilnya Bung Hatta juga menjadi koleksi menarik di sana. Ada juga kereta pembawa jenazah dan lonceh yang dibunyikan saat jenazah datang untuk dimakamkan. (Yani)

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Jawa Tengah Terbaru