Loading
Treasure Bay Bintan yang terletak di kawasan wisata Lagoi, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ditetapkan jadi daya tarik wisata terbaik nasional. ANTARA/HO-Dinas Pariwisata Kepri
TANJUNGPINANG, ARAHDESTINASI.COM – Industri pariwisata Kepulauan Riau kembali mencatat prestasi. Treasure Bay Bintan resmi ditetapkan sebagai Daya Tarik Wisata Terbaik Nasional pada ajang Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2025 yang digelar Kementerian Pariwisata RI.
Berlokasi di kawasan wisata Lagoi, Kabupaten Bintan, destinasi unggulan ini berhasil menduduki posisi pertama, mengungguli Samsara Living Museum Bali dan The Pikas Artventure Resort Banjarnegara yang masing-masing berada di peringkat kedua dan ketiga.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyampaikan apresiasinya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti bahwa Treasure Bay Bintan memiliki daya saing tinggi dalam memperkuat branding Kepri sebagai tujuan wisata kelas dunia.
Baca juga:
Pariwisata Bintan Terpuruk“Ini penghargaan prestisius bagi destinasi dan pelaku pariwisata. Treasure Bay Bintan semakin mengukuhkan posisinya sebagai ikon wisata Kepri,” ujar Ansar, Minggu (7/12/2025).
Salah satu daya tarik utama kawasan resor ini adalah Crystal Lagoon, kolam renang buatan seluas 6,3 hektare yang diklaim sebagai yang terbesar di Asia Tenggara. Selain menjadi spot wisata unggulan, kawasan ini juga menawarkan beragam aktivitas air dan rekreasi keluarga yang terus berkembang setiap tahun.
Ansar menambahkan, prestasi ini diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. “Bintan merupakan penyumbang wisatawan terbesar kedua di Kepri setelah Batam. Penghargaan ini tentu akan membawa dampak positif bagi ekonomi daerah,” katanya.
Dalam WIA 2025, Kemenpar memberikan penghargaan untuk sejumlah kategori lain seperti Desa Wisata Terbaik Nasional, Kelompok Sadar Wisata Terbaik, Toilet Bersih, Sustainable Hotel, serta penghargaan bagi figur inspiratif mulai dari Most Inspiring Tourism Leader, Local Hero in Tourism, hingga Green Event of the Year.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut WIA bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan gerakan bersama untuk mendorong ekosistem pariwisata yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.
“Ajang ini adalah cermin perjalanan kita memastikan pariwisata Indonesia tumbuh ke arah yang tepat dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan pariwisata nasional terus berada di jalur yang benar.