ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Harapan Masyarakat Terhadap Akomodasi di Masa Pandemi!

Rabu , 08 September 2021 | 23:09
Harapan Masyarakat Terhadap Akomodasi di Masa Pandemi!
Foto ilustrasi: pixabay.com
POPULER

ARAHDESTINASI.COM: Di masa pandemi, akomodasi bukan lagi sekadar tempat beristirahat, tetapi berkembang menjadi destinasi.

Survei yang dilakukan platform pemesanan perjalanan online Agoda menunjukkan, wisatawan memrioritaskan akomodasi yang bisa memberi manfaat tambahan, mulai dari layanan check in lebih awal, check out lebih lambat, benefit makanan dan minuman, paket di luar hotel, hingga aktivitas di dalam hotel seperti kelas yoga, memasak, dll.

Survei yang dilakukan pada pengguna Agoda sebanyak 13.882 orang dengan usia di atas 18 tahun ke atas itu menunjukkan bahwa wisatawan Indonesia dan Asia memrioritaskan pengalaman aktivitas yang disediakan hotel, mulai dari tur sejarah dan berbagai aktivitas yang bisa dilakukan di dalam hotel.

Dari survei tersebut, diketahui pula bahwa wisatawan membutuhkan benefit makanan dan minuman dari hotel dan layanan lebih dari ketentuan check in dan check out. Dua hal tersebut menempati urutan kedua setelah prioritas pengalaman aktivitas.

Singapura berada di posisi teratas untuk manfaat check in di awal atau late check out, diikuti Malaysia, Indonesia, Taiwan dan China yang masing-masing berada di urutan ke-2, 3, 4, dan 5.

Responden Korea Selatan, Jepang, dan Thailand paling sedikit menyebutkan hal tersebut. Agoda menyebutkan, wisatawan dari negara-negara tersebut kemungkinan besar menginginkan upgrade kamar, sementara responden dari Filipina, Thailand dan Vietnam mencatatkan kemungkinan terkecil untuk memrioritaskan upgrade kamar.

“Sebelumnya, hotel adalah basis wisatawan untuk menjelajahi wilayah lokal, terutama bagi wisatawan mancanegara. Kini, dengan pengunjung domestik dan perjalanan staycation mendominasi rencana perjalanan, orang ingin meningkatkan pengalaman akomodasi karena mereka sebagian besar lebih banyak menghabiskan waktu di hotel, dan mencari hotel yang menyediakan hiburan,” terang Senioo Country Director Indonesia Agoda Gede Gunawan dalam jumpa pers, Selasa (7/9).

Berikut hasil survei Agoda yang mengungkapkan lima cara teratas, bagaimana kebiasaan dan kebutuhan baru wisatawan Indonesia dalam merencanakan dan melakukan perjalanan:

Wisatawan Indonesia di masa pandemi lebih memilih melakukan perjalanan jarak dekat, menjelajahi destinasi lokal baru, dan mencari pengalaman sebagai bagian dari akomodasi.
Faktanya, Indonesia berada di urutan keempat untuk wisatawan yang paling mungkin mencari pengalaman sebagai bagian dari akomodasi mereka (30%), dibandingkan rata-rata global (26%). Urutan pertama adalah wisatawan Taiwan (42%), Vietnam (33%) dan Thailand (31%).
Indonesia (29%) berada di urutan ketiga untuk wisatawan yang paling mungkin menggunakan agen perjalanan online seperti Agoda.com untuk mencari penawaran perjalanan, di atas rata-rata global (27%).
Wisatawan Indonesia paling kecil kemungkinannya untuk membelanjakan uang berlebih pada akomodasi (7%), dibandingkan global (16%). Berbeda dengan Taiwan, diikuti Malaysia dan Thailand sebagai wisatawan yang memiliki kemungkinan terbesar membelanjakan uang untuk akomodasi.
Tercatat 19% wisatawan di kawasan regional merencanakan perjalanan pada menit terakhir, wisatawan Indonesia (26%) mencatatkan kemungkinan terbesar kedua setelah Korea (37%)
Di kawasan regional, 16% responden bersedia membelanjakan uang secara berlebih untuk akomodasi. Namun, wisatawan Indonesia paling kecil kemungkinan untuk melakukannya, dengan angka 7%. (*)

KOMENTAR