ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Sakura di Kyoto Mekar Lebih Awal Sepanjang 12 Abad Terakhir

Kamis , 01 April 2021 | 12:43
Sakura di Kyoto Mekar Lebih Awal Sepanjang 12 Abad Terakhir
Foto: Rulosan from Pixabay
POPULER

ARAHDESTINASI.COM: Siapa yang tak suka Jepang, terutama saat bunga sakura merah muda bermekaran di taman dan pinggir pinggir jalan. Keindahan sakura di Jepang terbukti telah mengundang banyak wisatawan.

Tahun ini, di tengah siatuasi suram pandemi, bunga sakura merah muda yang terkenal di Kyoto bermekaran lebih awal, tepatnya 26 Maret 2021. Kejadian itu tergolong luar biasa, karena menurut catatan, sakura mekar lebih awal dalam 12 abad terakhir.

Mekarnya sakura menjadi hiburan bagi masyarakat Jepang yang juga tengah berjuang menekan angka kasus Covid-19. Namun di sisi lain, kejadian itu ditenggarai sebagai dampak dari perubahan iklim.

Yasuyuki Aono, seorang profesor ilmu lingkungan di Universitas Prefektur Osaka, mengatakan bahwa pemekaran sakura lebih awal menunjukkan ada perubahan iklim.

Suhu global pada tahun 2020 termasuk yang tertinggi dalam catatan, menyaingi 2016 sebagai tahun terpanas yang pernah ada.

"Saat suhu naik, permulaan proses berbunga lebih awal," kata Aono kepada Reuters dalam wawancara Zoom, seperti dikutip Antara.

Bunga sakura memiliki akar sejarah dan budaya yang panjang di Jepang. Mekarnya bunga sakura menandai musim semi serta menginspirasi seniman dan penyair selama berabad-abad.

Di zaman modern, orang berkumpul di bawah bunga sakura setiap musim semi untuk pesta hanami (melihat-lihat bunga) yang sering kali disemarakkan dengan sake dan dapat berlangsung selama berhari-hari.

Di tengah pandemi, budaya itu masih dilakukan seiring dengan pelonggaran pembatasan di Jepang. Namun, dilaporkan pesta hanami tak seramai tahun-tahun sebelum pandemi. (*)

 

KOMENTAR