ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

915 Rumah Dibedah untuk Dukung Ajang MotoGP

Minggu , 17 Januari 2021 | 23:43
915 Rumah Dibedah untuk Dukung Ajang MotoGP
Foto ilustrasi: Gili Meno, Lombok (sulox32 dari Pixabay)
POPULER

ARAHDESTINASI.COM: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membedah 915 rumah tidak layak huni untuk mendukung penyelenggaraan ajang MotoGP dan pariwisata di NTB.

"Kami telah menyelesaikan 915 RTLH menjadi rumah yang layak huni melalui program Sarana Hunian Pariwisata guna mendukung ajang MotoGP di NTB," ujar Direktur Rumah Swadaya Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, KM Arsyad, dalam keterangan tertulis hari ini (17/1).

Arsyad memaparkan bedah rumah merupakan bagian dari Program Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) yang dilaksanakan untuk mendukung pemulihan ekonomi di sektor pariwisata di masa pandemi, khususnya seperti di Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN) Mandalika, Lombok.

Dari 915 rumah yang dibedah, sebanyak 817 unit berada di Kabupaten Lombok Tengah dengan rincian, di sepanjang koridor masuk Kawasan Mandalika sebanyak 517 unit dan sekitar 300 unit rumah lainnya dibedah untuk rumah singgah dan homestay serta usaha lainnya guna mendukung pariwisata.

“Sisanya sebanyak 98 unit dibangun di Kabupaten Lombok Utara. Total anggaran pelaksanaan program Sarhunta untuk 915 unit rumah sekitar Rp62,22 miliar," tuturnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa 300 rumah yang akan dijadikan homestay itu tersebar di beberapa lokasi antara lain Kute, Grupuk, Sukadana dan Selong Balanak. Sisanya sebanyak 98 tersebar di Kabupaten Lombok Utara dan Tiga Gili Tramena yakni Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air.

Arsyad berharap, pemerintah daerah dan para penerima bantuan bedah rumah serta homestay dapat menjaga, mengelola dan memanfaatkan rumah tersebut dengan baik.

Apalagi, lanjutnya, rumah yang dibedah tersebut memiliki desain yang unik dengan karakter tradisional, namun memiliki fasilitas memadai untuk rumah singgah atau homestay bagi wisatawan.

“Kami berharap melalui Program Sarhunta ini selain rumah masyarakat menjadi lebih layak huni juga dapat mendukung fungsi pariwisata serta usaha lainnya, sehingga dapat memberikan keuntungan di daerah tujuan wisata," katanya.

Rencananya rumah-rumah yang telah dibedah tersebut didesain sebagai homestay untuk para wisatawan yang akan berkunjung menyaksikan perhelatan MotoGP Mandalika. (*)

KOMENTAR