ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Inggris Perpanjang Larangan Masuk Wisatawan dari Negara-Negara Afrika

Jumat , 08 Januari 2021 | 22:45
Inggris Perpanjang Larangan Masuk Wisatawan dari Negara-Negara Afrika
Foto ilustrasi: Julius Silver dari Pixabay

ARAHDESTINASI.COM: Inggris akan memperpanjang larangan masuk untuk wisatawan dari negara-negara Afrika wilayah selatan sebagai langkah untuk mencegah penyebaran varian baru COVID-19 yang teridentifikasi di Afrika Selatan.

Pernyataan dari Departemen Transportasi Inggris menyebutkan, pembatasan akan mulai berlaku pada Sabtu (9/1) dan tetap berlaku selama dua minggu.

"Masuk ke Inggris akan dilarang bagi mereka yang telah melakukan perjalanan dari atau melalui negara Afrika selatan dalam 10 hari terakhir, termasuk Namibia, Zimbabwe, Botswana, Eswatini, Zambia, Malawi, Lesotho, Mozambik dan Angola serta Seychelles dan Mauritius,” kata juru bicara Departemen Transportasi Inggris seperti dikutip Antara dari Reuters.

Diumumkan pula bahwa Israel (dan Yerusalem) akan dihapus dari daftar koridor perjalanan Inggris dan orang-orang yang datang mulai 9 Januari dari Botswana, Israel (dan Yerusalem), Mauritius atau Seychelles diharuskan mengisolasi diri.

Inggris sebelumnya mengatakan telah melarang sementara masuknya penumpang ke Inggris yang datang dari Afrika Selatan mulai 24 Desember, tidak termasuk warga negara Inggris dan Irlandia, pemegang visa dan penduduk tetap. Tetapi mereka diharuskan untuk mengisolasi diri selama 10 hari.

Inggris telah menjadi salah satu negara yang paling parah terkena COVID-19, dan ekonominya mengalami kontraksi paling tajam dari negara mana pun selama gelombang pertama infeksi musim semi lalu. (*)

KOMENTAR