ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Tool Baru Airbnb Menuai Kritik

Rabu , 15 Juli 2020 | 22:35
Tool Baru Airbnb Menuai Kritik
Foto: Screenshot Airbnb
POPULER

ARAHDESTINASI.COM: Airbnb meluncurkan tool baru untuk mendorong para tamu mengirim ‘kartu kebaikan’ dan sumbangan uang tunai kepada mantan tuan rumah mereka yang terkena dampak COVID-19.


Pandemi COVID-19 telah mengurangi pendapatan Airbnb, dan pemilik properti yang mengoperasikan persewaan jangka pendek penyewaan kamar.


Tool baru itu seperti dilansir Business Insider, tampaknya merupakan upaya lain untuk meredakan kekhawatiran keuangan tuan rumah, kali ini dengan meminta kontribusi dari para tamu sebelumnya. Seorang juru bicara Airbnb mengatakan bahwa 100% dari hasil dari kartu kebaikan akan diberikan kepada tuan rumah.


"Dengan semangat menghidupkan kembali koneksi, kami mengembangkan fitur baru yang memungkinkan para tamu untuk mengirim kartu virtual dengan pesan dukungan dan dorongan kepada tuan rumah yang menyediakan keramahtamahan luar biasa. Jika mereka mau, para tamu memiliki opsi untuk menambahkan kontribusi keuangan secara sukarela," kata juru bicara.


Namun, tool baru itu mendapat kritik dan banyak pertanyaan. Di Twitter ada yang mengatakan bahwa mereka sama-sama berjuang untuk menghemat uang di tengah pandemi dan mempertanyakan mengapa harus menjadi tanggung jawab mereka untuk mendukung tuan rumah.


Bussines Insider menggambarkan bahwa para pemilik properti mengarahkan kemarahan pada Airbnb karena menerapkan kebijakan pembatalan pada awal pandemi. Untuk mengatasi hal itu, pada bulan Maret Airbnb telah menghabiskan dana sekitar US$250 juta untuk mengganti kerugian tuan rumah akibat pembatalan tamu.


Namun, situasi keuangan yang mengerikan banyak dialami megahost, partner Airbnb. Beberapa di antaranya telah membeli atau pun menyewa pulihan properti dan membangun bisnis sewa kamar jangka pendek yang menjadi sumber pendapatan mereka.

Menurut situs analytics AirDNA, sekitar sepertiga properti Airbnb dimiliki oleh tuan rumah yang mengelola setidaknya 25 properti. (*)

KOMENTAR