ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Jepang Perpanjang Keadaan Darurat

Selasa , 05 Mei 2020 | 00:01
Jepang Perpanjang Keadaan Darurat
Foto: tempo.co

ARAHDESTINASI.COM: Perdana Menteri Shinzo Abe akan memperpanjang keadaan darurat nasional sampai akhir Mei untuk mengurangi infeksi Covid-19 di Jepang di tengah tanda-tanda awal pandemi yang mereda.

Abe mengatakan, memperpanjang keadaan darurat diperlukan untuk menghilangkan beberapa tekanan pada rumah sakit yang penuh sesak dengan pasien COVID-19.

Tetapi dia mengakui bahwa pembatasan ketat pada kegiatan sosial dan ekonomi tidak dapat berlangsung lama.

“Gaya hidup baru harus segera diadopsi, tanpa menurunkan penjaga terhadap Covid-19. Periode satu bulan dirancang bagi kita untuk mempersiapkan langkah selanjutnya dan mengakhiri keadaan darurat,” katanya dalam konferensi pers yang disiarkan televisi setempat seperti dikutip mainichi.jp.

Jumlah kasus yang dilaporkan setiap hari di Jepang terus turun menjadi sekitar sepertiga dari puncaknya atau dari 700 kasus menjadi sekitar 200 an kasus. Jepang sejauh ini mengkonfirmasi sekitar 16.000 kasus virus korona, dengan lebih dari 560 kematian.

PM Abe mengulangi seruan pada masyarakat Jepang untuk tetap menahan diri, tidak melintasi batas perfektur, pergi ke klub malam, dan sejenisnya untuk mengurangi risiko penularan kelompok.

Meski keadaan darurat diperpanjang, saat ini Jepang telah melonggarkan aturan. Pergi berbelanja bahan makanan, kunjungan ke rumah sakit, jalan kaki, dan jogging telah diizinkan.

Selain itu, akan diizinkan pembukaan kembali taman, perpustakaan dan museum dengan syarat harus melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap Covid-19.

Pemerintah Jepang akan merilis pedoman tentang langkah-langkah pencegahan Covid-19 bagi bisnis agar bisa segera kembali beroperasi.

Dalam konferensi pers, Abe mengatakan para ahli akan membuat penilaian baru tentang situasi infeksi Covid-19 sekitar 14 Mei dan keadaan darurat dapat dicabut sebelum akhir bulan tergantung pada hasil penilaian para ahli. (*)

KOMENTAR