ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Indonesia Larang Masuk & Transit Traveler dari 8 Negara

Selasa , 17 Maret 2020 | 21:10
Indonesia Larang Masuk & Transit Traveler dari 8 Negara
Foto: kemlu.go.id

ARAHDESTINASI.COM: Indonesia mengeluarkan kebijakan larangan masuk dan trasit bagi pendatang atau traveler yang dalam 14 hari terakhir melakukan perjalanan Iran, Italia, Vatikan, Spanyol, Prancis, Jerman, Swiss, dan Inggris.

“Pendatang/travelers yang dalam waktu 14 hari terakhir berkunjung ke negara-negara di bawah ini tidak diijinkan masuk/transit ke Indonesia. Negara-negara tersebut adalah Iran, Italia, Vatikan, Spanyol, Prancis, Jerman, Swiss, Inggris," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangan video yang disampaikan, Selasa (17/3)

Selain itu masih diberlakukan kebijakan khusus menyangkut beberapa negara seperti China sesuai dengan pernyataan yang dikeluarkan 2 Februari 2020, begitu pula dengan Korea Selatan, terutama Kota Daegu dan Provinsi Gyeongsangbuk-do, masih diberlakukan kebijakan yang sudah diumumkan pada 5 Maret 2020.

Lebih lanjut Retno mengumumkan bahwa kecuali pendatang dari negara-negara tersebut, semua pendatang diwajibkan mengisi dan menyerahkan Kartu Kewaspadaan Kesehatan (Health Alert Card) kepada Kantor Kesehatan Pelabuhan sebelum ketibaan di pintu masuk bandara internasional Indonesia

Jika dari riwayat perjalanan menunjukkan bahwa dalam 14 hari terakhir yang bersangkutan pernah berkunjung ke negara-negara tersebut, maka yang bersangkutan dapat ditolak masuk ke Indonesia.

Bagi WNI yang berkunjung ke negara-negara tersebut, akan dilakukan pemeriksaan tambahan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan setiba di Tanah Air.

Apabila pemeriksaan tambahan menemukan gejala awal COVID-19, maka individu yang bersangkutan akan diobservasi pada fasilitas pemerintah selama 14 hari. Namun, apabila tidak ditemukan gejala awal maka sangat dianjurkan yang bersangkutan melakukan karantina mandiri selama 14 hari. (*)

KOMENTAR