ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Target Wisatawan India Meningkat 30%

Kamis , 24 Mei 2018 | 21:10
Target Wisatawan India Meningkat 30%
Foto: Dok Kemenpar

ARAHDESTINASI.COM: Kementerian Pariwisata tahun ini menargetkan 700.000 wisatawan dari India. Target itu meningkat 30% dibandingkan dengan 2017 yang tercatat sebanyak 485 ribu wisman.

“India dan Indonesia itu memiliki proximity yang kuat, baik kedekatan sejarah dan budaya yang sudah terjalin sejak lama, maupun karena faktor jarak yang relatif dekat yakni dengan direct flight rata-rata 7 jam, bahkan lebih dekat lagi hanya 3,5 jam dari Chenai ke Medan atau Aceh,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya ketika menerima audiensi Dubes India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rapat di kantor Kementerian pariwisata (Kemenpar), belum lama ini.

Pertemuan Menpar dan Dubes Pradeep Kumar Rapat kali ini membahas sejumlah agenda, antara lain rencana kunjungan kerja PM India Narendra Modi di Jakarta pada 30-31 Mei serta partisipasi Indonesia (Kemenpar) pada Festival Bali Yatra di Kolkata, India, pada 8 Juni mendatang.

Menurut Arief Yahya, pasar India mempunyai kemiripan dengan market China, sama-sama negara dengan jumlah penduduk yang besar (India sebanyak 1,3 miliar); masyarakatnya menggunakan teknologi digital, serta memiliki komunitas kuat di seluruh dunia. “Kita jual Hot Deals ViWI 2018 di Kepri untuk menarik para traveler India yang hendak ke Singapura dan Malaysia, agar menambahkan destinasi Batam dan Bintan tempat berlibur saat weekdays dan Jakarta saat weekend dengan menikmati paket JakDeal (Jakarta Weekend Hot Deal), dengan bundling hingga 50% dari harga normal," ujar Menpar.

Untuk mensukseskan target kunjungan wisman India tahun ini, Arief Yahya pada 7 Mei 2018 yang lalu melakukan pertemuan bisnis dengan 5 perusahaan biro perjalanan wisata (travel agent) dan tour operator terbesar di India, yakni MakeMyTrip, Yatra, Thomascook.india, Cox & Kings, dan FCM Travel Solutions. Komitmen dari pertemuan dengan kelima perusahaan travel agent dan tour operator tersebut, adalah akan mendatangkan wisman India ke Batam dan Bintan.

MakeMyTrip berkomitmen akan menjual 5.547 pax, Yatra sebanyak 5.280 pax, dan Thomascook.india sebanyak 665 pax. Sementara itu FCM Travel Solutions berkomitmen menjual 2.400 pax dan Cox & Kings akan menggarap MICE dan wedding plan.

India juga berkeinginan meningkatkan kerjasama dalam bidang wisata bahari (marine tourism) dengan membuka jalur pelayaran untuk kapal pesiar (cruise ship) dari Andaman (India) ke Sabang, Aceh (Indonesia) yang jarak tempuhnya relatif pendek sekitar 5 jam pelayaran. Seperti diketahui, Sabang dikembangkan sebagai destinasi cruise ship dan yacht kelas dunia dan setiap tahun puluhan cruise ship singgah di Pulau Sabang (Weh) Aceh.

KOMENTAR