ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Taiwan Gencar Bidik Wisatawan Indonesia

Rabu , 18 September 2019 | 15:50
Taiwan Gencar Bidik Wisatawan Indonesia
Foto: Yenyu_Chen from Pixabay
POPULER

ARAHDESTINASI.COM: Taiwan kian gencar membidik wisatawan Indonesia, baik melalui kemudahan visa mau pun sistem kerja sama antartravel agent.

Alex Djunisap, Business Director My Tours, mengatakan bahwa antar travel agent sudah ada kerja sama untuk memberangkatkan wisatawan Indonesia. Kerjasama itu berupa penggabungan klien, sehingga dalam jumlah minim tetap bisa berangkat.

“Ini salah satu solusi. Karena sejauh ini kendala travel agent memberangkatkan wisatawan Indonesia ke Taiwan adalah quota jumlah minimum yang tidak terpenuhi,” terang Alex dalam acara Taiwan Now Gathering yang diselenggarakan My Tour, China Airlines, dan Taiwan Tourism Association

Fanny Low, Director of Taiwan Visitors Association Jakarta yang hadir pada acara gathering tersebut, mengatakan bahwa prospek pariwisata Taiwan untuk wisatawan Indonesia sangat besar, salah satunya wisata halal.

“Di Taiwan sudah banyak pelayanan maupun tempat umum yang bersertifikat halal dan muslim friendly, seperti fasilitas mushola di tempat-tempat umum, hingga restoran halal,” ujarnya.

Alex menambahkan bahwa Taiwan juga banyak menggelar acara yang spektakuler untuk menjaring para wisatawan, seperti festival layang-layang, lampion, balon udara, dan sebagainya.

Jumlah kedatangan wisatawan Indonesia ke Taiwan menurut Fanny, ditargetkan meningkat sebesar 15% dari tahun 2018. Pada 2018 wisatawan Indonesia yang datang ke Taiwan meningkat sekitar 20.000 yakni sebesar 210.985 wisatawan dari 189.631 wisatawan pada tahun 2017.

Hingga pertengahan 2019 jumlah wisatawan Indonesia sudah mencapai 108.798. Saat ini, wisatawan mancanegara yang datang ke Taiwan masih didominasi Jepang, sekitar 2 juta orang.

Alwin Heodinata, Sales Manager Branch Indonesia of China Airlines yang juga hadir pada acara tersebut, mengatakan bahwa China Airlines tmemiliki rute penerbangan langsung ke Taiwan dari dan ke 3 kota, yakni di Jakarta, Surabaya, dan Bali.

“Dalam sehari penerbangan dari masing-masing kota frekuensinya 2 kali sehari kedua kota di Taiwan, yakni Taipe dan Taichung. Kota berikutnya yang kami targetkan untuk penerbangan langsung yakni Medan. Saat ini sedang kami sedang melakukan survei di sana,” terang Alwin. (*)

KOMENTAR