Senin, 22 April 2024

Green Area dan Eco-City PIK 2 Ditetapkan Jadi PSN Sektor Pariwisata


  • Minggu, 24 Maret 2024 | 20:00
  • | News
 Green Area dan Eco-City PIK 2 Ditetapkan Jadi PSN Sektor Pariwisata Desain Ecopark PIK 2 Tempoco

JAKARTA, ARAHDESTINASI.COM - Green Area dan Eco-City yang terletak PIK 2, Banten ditetapkan menjadi salah satu dari 14 Proyek Strategis Nasional (PSN).

Pengembangan wilayah berbasis hijau dengan luas lebih kurang 1.756 hektar itu menurut Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto dinamakan Tropical Coastland serta ditujukan sebagai destinasi pariwisata baru yang berbasis hijau guna meningkatkan daya tarik bagi wisatawan.

Destinasi pariwisata ini juga didesain untuk mengakomodasi Kawasan Wisata Mangrove yang merupakan mekanisme pengamanan pesisir secara alami.

Proyek dengan nilai investasi sekitar Rp65 triliun itu diharapkan dapat menyerap sekitar 6.235 tenaga kerja langsung dan 13.550 tenaga kerja sebagai efek pengganda. Kawasan PIK 2 nantinya akan terhubung dengan Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg yang telah mulai digarap pada tahun 2023 lalu.

Lebih lanjut, Haryo merinci, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kawasan PIK 2 Tropical Coastland itu dibiayai dengan dana bersumber non APBN, serta komitmen dari Badan Usaha Pengusul untuk melakukan pembangunan secara bertahap dengan rencana peresmian tahap I berupa danau dan tempat ibadah sebagai destinasi Wisata Taman Bhineka paling lambat pada kuartal III - 2024.

Selanjutnya, PSN baru yang akan dikembangkan pemerintah yakni pengembangan Kawasan Terpadu Bumi Serpong Damai yang diperkirakan akan menyerap investasi sebesar Rp18,54 triliun.

Proyek tersebut didukung oleh Menteri Kesehatan yang telah menerbitkan Surat Rekomendasi untuk Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus di Kawasan BSD City.

Pengembangan Kawasan Terpadu di Bumi Serpong Damai tidak dilakukan pada keseluruhan Kawasan BSD, tetapi hanya untuk kawasan dengan luasan sekitar 59,6 Ha.

Pengembangan wilayah tersebut akan difokuskan pada Pendidikan - Biomedical – Digital. Proyek ini sejalan dengan rencana pengembangan Biomedical Campus Terintegrasi di area tersebut untuk mendukung program pengembangan kualitas pendidikan dan kualitas penanganan medis secara nasional.

Kawasan itu nantinya juga akan dikembangkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang mengembangkan pendidikan, riset kesehatan, ekonomi digital, pengembangan teknologi, layanan kesehatan dan biomedical.

Untuk pengembangan Biomedical Area di BSD ditargetkan sampai dengan 30 tahun ke depan. Milestone pertama di 2024 yakni dengan adanya Grand Opening BioMedical Campus di tahun 2024.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru