ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Dua Tempat Nongkrong Ini Lagi Hits di Jakarta

Jumat , 07 Februari 2020 | 13:03
Dua Tempat Nongkrong Ini Lagi Hits di Jakarta
Foto: Dok Pelangi Nusantara

ARAHDESTINASI.COM: Jakarta punya banyak tempat kongkow menarik. Tapi dua tempat ini sedang hits di kalangan anak muda. Konsepnya unik, mengusung kreativitas, dan pembayarannya cashless alias tidak menerima uang tunai. Berikut dua tempat yang sedang hits di kalangan anak muda Jakarta.

IMG_9105

M Bloc Space
Blok M pernah begitu berjaya dan digandrungi anak-anak muda tahun 1980-an. Kini, kejayaan kawasan Blok M kembali terlihat dengan beroperasinya M Bloc Space yang lokasinya bersebelahan dengan Terminal Blok M.

Cobalah datang ke kompleks bekas gedung tua Peruri itu. Suasananya menyenangkan, kental kreativitas, dan dipenuhi tempat nongkrong serta berekspresi. Tidak mengherankan jika M Bloc Space jadi tempat hangout favorit anak-anak muda masa kini.

M Bloc jadi ajang berkumpul, berkolaborasi, hingga menampilkan produk-produk kreatif. Wendi Putranto, salah satu pendiri M Bloc, mengatakan bahwa M Bloc merupakan sebuah brand yang merepresentasikan ruang kreatif milik bersama. Visi M Bloc ikut mewujudkan program ekonomi kreatif, sustainability, ramah lingkungan, ramah disabilitas, dan inklusif.

Para pengunjung dapat menikmati berbagai spot keren seperti Mural Area dan Mini Amphitheatre. Ada pula 17 tenant pilihan, ruang pameran, ruang terbuka untuk talk show dan masih banyak lagi.

IMG-20200122-WA0071

Tempat nongkrong ramai dipadati menjelang malam di akhir pekan, mulai dari restoran, coffee shop, gelato, bar dan roaster, clothing, barbershop hingga beauty clinic. Tenant-tenant di M Bloc dikurasi ketat oleh para pendiri PT Ruang Riang Milenial dengan kriteria brand lokal, unik, keren, dan bermanfaat.

Salah satu brand lokal yang menyita perhatian di kawasan itu adalah toko Connectoon yang menjual komik-komik lokal serta berbagai merchandise berdesain karikatur menarik. Suwe Ora Jamu juga hadir dengan instalasi atraktif di bagian depan kedai. Ada pula Katong Kedai Kopi, toko yang menjual masakan Manado, produk organik, dan aneka pot. Suasananya nyaman seperti di rumah. Bagian depannya ditata rimbun ala rumah pohon.

IMG_9023

Selain itu ada pula Demajors, toko vinyl dan cd bergaya vintage yang hampir tak pernah sepi karena diliputi musik dari masa ke masa. Koleksi piringan hitam dan CD yang dijual di Demajors mencapai 600an dari mulai 1950an-2019.

Setiap Jumat pkl 19.00-21.00 ada DJ yang memainkan vinyl koleksinya yang menjadi daya tarik toko ini. Permainan ini juga jadi ajang pamer koleksi bagi para DJ sekaligus kolektor vinyl untuk memainkan piringan-piringan hitamnya. Menurut Jun, staff Demajors, salah satu cara merawat vinyl yakni dengan cara sering memutar dan memainkannya. Ada pula berbagai produk merchandise band lokal yang dijual.

IMG-20200122-WA0070

Menurut Wendi setiap dua bulan sekali mereka harus mengadakan acara/aktivitas yang sesuai dengan karakter bisnis tenant masing-masing. Selain itu dalam rangka mendukung program sustainability para tenant juga dihimbau tidak menggunakan/mengurangi kemasan yang mengandung plastik, seperti botol plastik, plastic cup, tas plastik, dan sedotan.

M Bloc Space buka pada 26 September 2019, didirikan oleh PT Ruang Riang Milenial yang terdiri dari 6 orang muda dari latar belakan profesi yang berbeda. Mereka di antaranya Wendi Putranto, (mantan jurnalis Rolling Stone Indonesia), Jacob Gato Sura (arsitek), Handoko Hendroyono (art & creative), Lance Mengong (film), Glenn Fredly, (musisi) dan Mario Sugiyanto (bisnis dan keuangan).

Bangunan area M Bloc merupakan perumahan Peruri yang lama tak terurus. Renovasi fisik gedung dan gudang secara besar-besaran hanya dalam waktu 3,5 bulan. Kemudian tempat tesebut disulap menjadi ruang yang lebih hidup dan atraktif bagi pangunjung.

IMG_9267 

Thamrin 10
Warga Jakarta khususnya anak-anak muda kini punya ruang terbuka untuk kongkow dan berkuliner ria di Thamrin 10. Sesuai namanya, tempat ini memang terletak di kawasan Thamrin, bersebelahan dengan Hotel Sari Pan Pasific.

Tempat ini bukan hanya menawarkan kuliner, tetapi juga acara-acara kreatif dan area aktivitas terbuka seperti jalur untuk berjalan kaki, bersepeda, atau sekadar duduk-duduk di taman.

Tempat yang resmi dibuka pada 21 Desember itu dapat dicapai dengan mudah menggunakan MRT ataupun Transjakarta. Tempat ini tidak menyediakan area parkir sehingga pengunjung yang datang disarankan menggunakan transportasi publik atau memarkir kendaraannya di area gedung sebelah Thamrin 10.

IMG_9277

Menurut Irman Syah, Supervisor Event dan Promosi Thamrin 10, tenant-tenant kuliner yang meramaikan tempat ini melalui proses kurasi oleh pihak pengelola. “Dari 200-300 tenant yang mendaftar, kami mengkurasi menjadi 65 tenant pilihan. Saat ini semua tenant menyajikan aneka kuliner,” jelas Irman. Ragam kulinernya mulai dari street food, kuliner daerah, hingga kuliner legenda, seperti Kopi Es Tak Kie.

Berkuliner di tempat ini harus siap-siap menyediakan dana cashless sebab semua tenant tidak melayani pembayaran dengan uang tunai. Transksi yang berlaku di sana, di antaranya dengan kartu Jakcard, JakOne Mobile, Gopay, OVO, LinkAja, Dana, dan BCA.

Setiap harinya ada hiburan live band dari pkl 18.30-22.00 WIB. Pengunjung yang hendak mengadakan acara di tempat ini tak dipungut biaya, cukup mendaftarkan kepada pengelola. Ada 2 panggung dan beberapa area yang dapat digunakan untuk acara di lahan seluas 8000 m2 itu.

“Kira-kira ada 6 spot yang dapat digunakan untuk acara-acara, termasuk 2 panggung yang tersedia. Thamrin 10 terbuka untuk semua komunitas dan masyarakat, tanpa memungut biaya. Selama kegiatannya positif akan kami dukung dan wadahi,” jelas Irman.

Menurut Irman harapannya tempat ini dapat memperkenalkan tempat hiburan dan kuliner di tengah kota Jakarta sehingga menambah pilihan hiburan warga Jakarta. Lahan bekas tempat parkiran liar itu dalam waktu singkat diubah menjadi Culinary and Park Space dimana menambah pilihan hiburan di tempat terbuka bagi warga Jakarta. (*)

KOMENTAR